Tips Penting Untuk Belajar Efektif Secara Online

Tips Penting Untuk Belajar Efektif Secara Online

Bellas Restaurant – Jadi, apakah itu tantangan tersendiri, man, ketika kita harus belajar dari rumah dan berjuang sendiri untuk menemukan metode belajar yang efektif? Karena kita biasa berinteraksi dengan teman dan guru di kelas, kita sekarang harus beradaptasi dengan pembelajaran dengan ponsel, laptop, buku dan … saudara laki-laki atau perempuan di rumah.

Ini harus terlihat berbeda, tentu saja. Mempertahankan konsentrasi hanya 15 menit di kelas virtual sudah merupakan kesuksesan besar. Bukankah jauh lebih mudah untuk melepaskan sofa atau permainan menunggu tanpa suara?

Lantas apa saja trik agar tidak membuang banyak waktu untuk belajar? Nah inilah, sobat, tiga tips sederhana dari Academia Indonesia bagaimana belajar efektif dan efisien di rumah.

1. Kondisi lingkungan belajar

Saat belajar di kelas virtual, guru tidak dapat memastikan apakah televisi di rumah menyala atau tidak. Keterbatasan guru di ruang kelas virtual bisa jadi keunggulanmu, tapi juga bisa jadi keberuntungan sobat. Dalam contoh ini, jika Anda diklasifikasikan sebagai pembelajar auditori, kebisingan dari televisi justru akan mengganggu.

Faktanya, tip belajar yang paling penting adalah menghilangkan gangguan atau gangguan. Semakin banyak gangguan di sekitar kita, semakin sulit bagi kita untuk fokus. Jadi, semakin banyak kita belajar. Ujung-ujungnya, umumnya teman-teman, kita sudah lelah sebelum materi dipelajari secara menyeluruh.

Oleh karena itu, persiapkan sebanyak mungkin sebelum pelajaran virtual Anda dimulai. Ciptakan lingkungan yang nyaman dan menyenangkan, jauh dari gangguan. Misalnya, cara efektif untuk belajar adalah dengan menggunakan meja khusus di ruangan yang terpisah dari televisi rumah Anda.

2. Pakai riasan untuk belajar

Televisi, adik-adik minta tolong untuk belajar, lingkungan yang bising di sekitar rumah juga bisa jadi gangguan saat belajar dari jarak jauh seperti sekarang ini. Tapi tahukah kamu, bung? Bahkan, kita pun bisa menjadi gangguan lho! Gangguan yang disebabkan oleh diri sendiri inilah yang paling sulit untuk dikelola.

Malas adalah salah satu “monster” dalam diri kita yang bisa menjadi gangguan belajar. Kantuk, apapun penyebabnya, juga bisa membuat pembelajaran kita menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, kita harus mengakali “monster” tersebut dan menemukan metode pembelajaran yang efektif untuk mengalahkannya.

Saran terbaik untuk mengalahkan “monster” adalah menemukan metode pembelajaran efektif versi Anda. Misalnya, jika Anda mengantuk, bagaimana Anda mengelolanya? Apakah dia belajar secepat mungkin? Atau pindah tempat belajar?

3. Temukan cara Anda untuk belajar

Jika televisi terdengar seperti contoh sebelumnya dan mengganggu pendengaran, bagaimana dengan mereka yang visual atau kinestetik? Tapi tunggu sebentar. Apa kalian sudah familiar dengan tipe muridnya, sob? Dan mengapa kita perlu mengetahui tipe pendengaran, visual dan kinestetik?

Ternyata kita belajar dengan cara yang berbeda, kawan. Beberapa orang merasa lebih mudah untuk memahami subjek dengan mendengarkan. Ada juga yang merasa lebih percaya diri dalam membaca. Untuk menemukan metode pembelajaran yang efektif bagi diri kita sendiri, kita perlu memahami bagaimana kita telah belajar selama ini.

Memahami gaya belajar seperti senjata yang kita gunakan untuk melawan “monster” dalam diri kita. Jika “monster” itu adalah quick bore misalnya, kita perlu mencari trik dan metode pembelajaran yang efektif sebagai senjata untuk mengatasinya.

Semoga Anda menikmati belajar seiring waktu. Saat ini kami masih bisa belajar dengan guru, meski hanya melalui pelajaran virtual. Mungkin kita harus belajar sendiri besok. Siapa tahu, mungkin suatu saat Sobat Pintar akan tertarik mempelajari sesuatu secara otodidak.

Tidak ada yang benar-benar baru dalam belajar mandiri. Tips belajar mandiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ketiga poin penting di atas. Jadi, jika Anda bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh sekarang, peluang Anda untuk sukses belajar tidak akan lebih besar lagi di masa depan, kawan?